- Home
-
- Entertainment
-
- Viral di Usia Lebih dari...
Viral di Usia Lebih dari 100 Tahun, Gusti Ayu Soli Tampil Lincah Menari Legong dan Jadi Inspirasi Lintas Generasi di Bali!
Selasa, 29 Jul 2025, 19:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Media sosial kembali diramaikan oleh sebuah video inspiratif yang menampilkan sosok penari Legong asal Bali, Gusti Ayu Soli. Dalam video yang viral tersebut, Gusti Ayu Soli tampil lincah membawakan Tari Legong Bapang Saba, meski usianya telah melampaui satu abad.Â
Penampilan beliau mencuri perhatian, bukan hanya karena kemahirannya dalam menari, tetapi juga karena dedikasinya yang luar biasa terhadap budaya dan seni tradisional Bali.
Rekaman penampilan Gusti Ayu Soli diambil saat gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV 2023 yang berlangsung di Art Center, Denpasar.
Ia tampak menjadi satu-satunya penari lansia dalam acara tersebut, namun tetap mampu menampilkan gerakan tari yang ekspresif dan penuh makna. Banyak warganet memuji dan menyebutnya sebagai âlegenda hidupâ serta âikon semangat budaya Baliâ.
Mengenal Lebih Dekat Gusti Ayu Soli
Gusti Ayu Soli berasal dari Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali. Berdasarkan data administrasi, ia tercatat lahir pada 31 Desember 1935 yang berarti kini berusia hampir 90 tahun. Namun, dalam wawancara, Gusti Ayu Soli mengaku usianya sebenarnya sudah lebih dari 100 tahun.
Ia adalah ibu dari enam anak, tiga di antaranya telah meninggal dan nenek dari puluhan cucu serta cicit. Banyak dari keturunannya yang mengikuti jejaknya sebagai penari dan belajar langsung darinya.
Kepiawaiannya dalam menari bukanlah hal baru. Sejak usia belia, Gusti Ayu Soli telah menguasai berbagai tarian Bali dan bahkan pernah tampil di hadapan Presiden Soekarno sekitar tahun 1945 di Gianyar.
Tari Legong Bapang Saba yang ia bawakan di panggung PKB adalah tarian yang telah ia hafal sejak remaja, diwariskan langsung dari seniman tari senior Anak Agung Alit, tokoh seni ternama dari desanya.
Niang Soli atau sapaan akrabnya, hingga kini masih tergabung dalam Sanggar Seni Saba Sari dan secara aktif mengikuti berbagai pementasan. Kelincahan gerakan tangannya, sorot mata yang tajam, dan langkah kaki yang mantap membuat penampilannya tetap memukau meski di usia lanjut.
Banyak pihak menilai bahwa Gusti Ayu Soli bukan hanya sekadar penari, melainkan representasi semangat menjaga budaya di tengah perubahan zaman. Ia adalah simbol nyata ketahanan budaya lokal yang menginspirasi lintas generasi.
Rahasia Panjang Umur: Hidup Sederhana dan Tetap Aktif
Selain disiplin dalam berkesenian, gaya hidup Gusti Ayu Soli juga menarik perhatian. Ia dikenal menjalani pola makan sederhana yakni jarang mengonsumsi nasi putih dan lebih memilih ubi jalar serta sayuran sebagai menu harian. Ia juga masih memasak sendiri dan menjalani aktivitas ringan di luar rumah seperti membersihkan rumput.
Kebiasaan aktif inilah yang dipercaya menjadi salah satu kunci kebugarannya. Meski usianya sepuh, beliau masih kuat bergerak mandiri dan tampil dengan stamina yang menakjubkan di atas panggung.
Kisah hidup Gusti Ayu Soli menjadi teladan penting tentang makna menjaga budaya dan tetap bermanfaat di usia senja. Di tengah gempuran budaya luar dan digitalisasi, sosok seperti beliau menjadi pengingat pentingnya menghargai dan melestarikan warisan leluhur.
Ia membuktikan bahwa budaya bukan sekadar kenangan masa lalu, melainkan sesuatu yang harus terus dihidupkan, diwariskan, dan dibanggakan.
Dedikasinya terhadap tari Legong menjadikan Gusti Ayu Soli simbol ketahanan budaya dan inspirasi sejati bagi generasi muda Indonesia.
- Gusti Ayu Soli
- Penari Legong Usia 100 Tahun
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.