- Home
-
- Entertainment
-
- Dihujat Terus, Sound Hor...
Dihujat Terus, Sound Horeg Justru Lahirkan Artis Populer Jawa Timur! Dari Icha Cellow sampai Desi Afrika
Senin, 28 Jul 2025, 14:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Di tengah derasnya gelombang kritik dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan rencana penertiban oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, fenomena sound horeg justru semakin mencuri perhatian.
Dentuman bass khas dari sound system jalanan ini kini tak hanya jadi sorotan kontroversi, tetapi juga melahirkan nama-nama baru yang dielu-elukan bak selebritas di komunitasnya.
Bermula dari hobi yang dianggap "mengganggu ketertiban", dunia sound horeg kini menjelma menjadi industri komunitas yang membentuk ekosistem sosial tersendiri. Dari operator hingga penyanyi panggung, inilah sosok-sosok yang menjadi ikon di balik maraknya tren audio jalanan yang kini menjadi perdebatan nasional.
1. Mas Brewog â âSultanâ Audio dari Blitar
Nama Mas Brewog sudah tak asing di kalangan penggemar sound horeg. Pemilik Brewog Audio ini memulai usahanya dari nol pada tahun 2018. Berkat kegigihannya, ia berhasil mengubah hobi mengoperasikan sound system menjadi bisnis penyewaan audio besar-besaran yang kini menjangkau berbagai kota. Dianggap sebagai panutan, Mas Brewog menjadi simbol keberhasilan di tengah sorotan tajam terhadap sound horeg.
2. Riswanda M â The King of Radiator Malang
Dari Malang, muncul nama Riswanda M yang dikenal luas sebagai operator dan pemilik sound system legendaris di kawasan Malang Raya. Popularitasnya membuat ia dijuluki"The King of Radiator Malang", sebuah gelar kebanggaan dalam komunitas. Ia kerap tampil di berbagai gelaran karnaval dan acara rakyat, menghidupkan suasana dengan sistem audio bertenaga tinggi.
3. Desi Afrika â Ratu Karnaval Sound Horeg
Fenomena sound horeg tak hanya milik para pria. Desi Afrika, artis karnaval dengan penampilan mencolok dan atraktif, turut menjadi magnet tersendiri di atas panggung. Ia kerap hadir sebagai pembuka atau pengisi acara di parade sound horeg, memperkuat daya tarik visual dan menjadikan setiap pertunjukan lebih berwarna.
4. Icha Cellow â Biduanita Sound Horeg
Nama lain yang sering wara-wiri di panggung sound horeg adalah Icha Cellow, atau Icha Cahyani. Dengan suara merdu dan penampilan enerjik, ia menjadi idola baru di kalangan penikmat audio jalanan. Selain menyanyi di acara-acara komunitas, Icha juga aktif sebagai konten kreator di media sosial.
5. Sam Memed â Bintang TikTok dari Balik Mixer
Tak hanya di lapangan, dunia digital juga melahirkan bintangnya. Sam Memed, yang dikenal lewat akun TikTok Edi Sound, menjadi sorotan karena keahliannya mengoperasikan sound system raksasa.
Video-videonya kerap viral, memperlihatkan sisi teknis yang selama ini jarang disorot oleh publik. Ia menjadi wajah baru dari komunitas sound horeg di ranah digital.
Pemprov Jatim Siapkan Regulasi Sound Horeg Sebelum 1 Agustus
Meski para pelaku dan penggemar sound horeg terus tumbuh, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil sikap tegas. Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa regulasi terkait sound horeg harus diselesaikan sebelum 1 Agustus 2025, bersamaan dengan momen HUT Kemerdekaan RI.
âKami mendengarkan paparan tentang sound horeg dari berbagai sudut pandang, menghadirkan MUI Jatim, Polda Jatim, dan perangkat daerah lainnya,â ungkap Khofifah dalam pernyataan resmi, Jumat (26/7).
Regulasi tersebut akan fokus pada batasan desibel suara untuk membedakan antara penggunaan sound system biasa dan kategori horeg yang dinilai mengganggu ketertiban atau membahayakan lingkungan sekitar.
Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa sebuah tim lintas lembaga telah dibentuk untuk merumuskan pedoman teknis regulasi ini.
âGubernur sudah memutuskan bahwa tim ini akan menerbitkan suatu panduan, apakah itu dalam bentuk peraturan atau surat edaran. Nanti akan dipastikan oleh tim yang bekerja intensif bersama Polda,â ujarnya.
Tim tersebut melibatkan unsur dari Polda Jatim, MUI, dan OPD terkait, dengan fokus utama meredam konflik sosial dan menciptakan tatanan penggunaan sound system yang tertib namun tetap memberi ruang bagi kreativitas komunitas.
Fenomena Budaya yang Membelah Opini
Fenomena sound horeg kini berada di persimpangan antara kebebasan berekspresi dan tuntutan ketertiban umum. Di satu sisi, dentuman bass raksasa menjadi sarana hiburan dan identitas komunitas. Di sisi lain, keluhan warga terkait kebisingan, gangguan jam istirahat, dan aspek keagamaan membuat polemik ini kian memanas.
Apakah regulasi akan mematikan kreativitas komunitas ini? Ataukah justru menciptakan ruang yang lebih tertib dan sehat bagi pertumbuhan budaya baru di jalanan?
Yang pasti, popularitas para ikon sound horeg telah membuktikan bahwa dunia audio jalanan bukan sekadar tren musiman, tetapi juga cermin dari dinamika sosial, budaya, dan teknologi yang terus berkembang.
- Artis Sound Horeg
- Icha Cellow
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.