Pantes Dikurangi KDM, Ini Bahaya Makan Nasi Putih Berlebih Bagi Kesehatan Tubuh

Minggu, 27 Jul 2025, 11:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM- Dedi Mulyadi atay biasa dipanggil KDM diketahui telah mengurangi konsumsi nasi putih dalam kesehariannya.  Diketahui ia hanya menyantap nasi putih beberapa kali saja dalam seminggu dan itu pun takarannya di batasi.

Rupanya bukan tanpa asalan, nasi putih konon bisa menimbulkan masalah kesehatan serius jika dikonsumsi secara berlebihan. Hal itu dijelaskan dalam jurnal yang diunggah laman News in Health berikut ini.

Ket. Foto: — Sumber: Pixabay

Kerap jadi makanan pokok

Nasi adalah makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Kandungan karbohidrat dalam nasi menjadikannya sumber energi utama yang mudah diolah oleh tubuh. 

Namun, meskipun nasi merupakan bagian penting dalam pola makan sehari-hari, mengonsumsinya secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang serius.

Salah satu dampak utama dari makan nasi terlalu banyak adalah peningkatan risiko obesitas. Nasi putih mengandung indeks glikemik yang cukup tinggi, artinya dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. 

Risiko diabetes tipe 2

Saat tubuh kelebihan kalori dari nasi, terutama jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup, kelebihan kalori tersebut akan disimpan sebagai lemak. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menyebabkan penambahan berat badan yang tidak terkendali.

Selain obesitas, konsumsi nasi berlebihan juga berkaitan erat dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2. Kandungan karbohidrat sederhana dalam nasi putih dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis, yang jika terus-menerus terjadi, dapat merusak kemampuan tubuh dalam mengatur kadar gula darah. Akibatnya, resistensi insulin pun berkembang dan membuka jalan bagi timbulnya diabetes.

Obestitas

Tak hanya itu, makan nasi dalam jumlah berlebihan juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan jantung. Kelebihan berat badan dan kadar gula darah yang tinggi merupakan dua faktor risiko utama penyakit jantung. 

Oleh karena itu, pola makan tinggi nasi, terutama tanpa diimbangi serat dan nutrisi lain, bisa memperbesar peluang terjadinya gangguan kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol.

Beberapa studi juga menyebutkan bahwa konsumsi nasi putih secara berlebihan bisa mempercepat proses penuaan sel. Hal ini berkaitan dengan stres oksidatif yang timbul akibat lonjakan gula darah. 

Jika terus berlangsung, tubuh akan mengalami peradangan kronis yang mempercepat kerusakan sel dan jaringan.

Untuk mengurangi dampak buruk ini, sebaiknya konsumsi nasi dalam porsi yang wajar. Idealnya, nasi hanya mengisi sekitar sepertiga dari piring makan, sisanya diisi dengan sayuran, protein, dan buah. 

Mengganti nasi putih dengan nasi merah atau sumber karbohidrat kompleks lainnya seperti kentang, ubi, atau quinoa juga bisa menjadi pilihan yang lebih sehat.

  • Dedi Mulyadi
  • KDM

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.