- Home
-
- Entertainment
-
- Majalah Vogue Tampilkan ...
Majalah Vogue Tampilkan Model AI, Netizen Kritik Penggunaan Teknologi yang Dinilai Geser Peran Manusia
Sabtu, 26 Jul 2025, 12:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Majalah fashion ternama Vogue kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bukan karena tren mode terbaru, melainkan karena kemunculan model buatan artificial intelligence (AI) yang menghiasi salah satu halamannya dalam edisi Agustus.
Dalam sebuah video yang viral di platform X (sebelumnya Twitter), seorang pembaca memperlihatkan halaman majalah Vogue yang menampilkan sosok perempuan berambut pirang sedang tersenyum ke arah kamera dalam balutan busana modis.
Dalam gambar lain, perempuan yang sama tampak sedang duduk santai di sebuah kafe mengenakan romper biru bermotif floral. Ada pula gambar dirinya mengenakan gaun bermotif chevron sambil berdiri di latar minimalis khas editorial fashion.
Pada sisi halaman tertulis jelas keterangan âproduced by Seraphinne Vallora on AIâ, yang mengonfirmasi bahwa gambar tersebut dihasilkan oleh teknologi kecerdasan buatan.
Menurut laporan DailyMail, gambar tersebut merupakan bagian dari kampanye iklan merek Guess, bukan editorial resmi Vogue. Kampanye serupa dengan visual AI ini juga diketahui telah muncul di Elle dan Harper's Bazaar.
Keputusan Vogue (dan Guess) menampilkan model AI di majalah fashion ternama sontak menuai respons negatif dari publik. Akun media sosial X bernama @PopCraze membagikan cuplikan halaman majalah dengan caption emosional:
âNow we have AI models in Vogue ????????â.
Tak butuh waktu lama, ribuan komentar netizen membanjiri unggahan tersebut. Banyak yang mempertanyakan mengapa kesempatan tersebut tidak diberikan kepada model nyata yang masih berjuang mendapatkan sorotan.
Salah satu komentar paling disorot datang dari akun @buf*** yang menulis, âSo unnecessary. Thereâs so many beautiful people that deserve to be showcased...â Komentar ini mendapat lebih dari 3.000 likes.
Komentar lain datang dari @Ete*******, âThis is kinda sad. Thereâs so many people who would love to be on the magazine just for them to be giving these opportunities to AIâ¦â
Netizen lain bahkan menyoroti reputasi Vogue secara langsung. @blc****** menuliskan, âVogue has lost credibility at this point. Because what is this?â
Sementara akun @art****** mengangkat isu lingkungan, âWhy has AI become so normalized? Itâs destroying the environment.â
Ancaman untuk Model Profesional?
Penggunaan model AI dalam industri fashion bukanlah hal baru. Sejumlah merek besar seperti H&M, Leviâs, dan Hugo Boss sebelumnya telah menggunakan teknologi AI untuk kepentingan kampanye dan visual produk mereka.
Meski alasan efisiensi biaya sering disebut sebagai pemicunya, sejumlah pihak menyatakan keprihatinan atas pengaruhnya terhadap keberlangsungan karier model profesional.
Chloe Rosolek, seorang casting agent ternama, menyatakan bahwa model manusia masih memiliki nilai tak tergantikan.
âModel membuat gambar menjadi luar biasa, dan saya rasa hal itu tidak dapat ditiru melalui AI,â tegasnya.
Kontroversi penggunaan model AI dalam dunia fashion kini semakin memicu perdebatan. Di satu sisi, teknologi memberikan solusi cepat dan murah dalam produksi visual.
Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran tentang masa depan pekerja kreatif, estetika keaslian dalam seni visual, dan bahkan dampaknya terhadap lingkungan.
Majalah seperti Vogue yang selama ini dikenal sebagai barometer fashion global kini berada dalam sorotan tajam, bukan hanya karena editorialnya, tetapi karena keputusan-keputusan etis dalam era digital yang terus berkembang.
- Vogue AI model
- kontroversi model AI
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.