Depresi Pasca Cerai, Pria di Thailand Tewas Setelah Sebulan Hanya Minum Bir Tanpa Makan

Rabu, 23 Jul 2025, 15:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Sebuah tragedi memilukan terjadi di Rayong, Thailand, saat seorang pria berusia 44 tahun ditemukan tewas setelah diduga mengalami gangguan mental berat pasca perceraian. Pria tersebut diketahui hanya mengonsumsi bir selama lebih dari satu bulan, tanpa menyentuh makanan meski telah disiapkan oleh putra remajanya.

Peristiwa ini menghebohkan warga setempat setelah putra korban, seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun, menemukan ayahnya dalam kondisi kejang-kejang sepulang sekolah, pada awal pekan ini. Sang ayah ditemukan tak sadarkan diri di atas ranjang, yang dikelilingi oleh lebih dari 100 botol bir kosong.

Ket. Foto: Ilustrasi orang meninggal — Sumber: Freepik

Panicked dan kebingungan, remaja tersebut segera meminta bantuan dari tetangga. Warga kemudian melakukan tindakan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (CPR) sebelum petugas medis tiba di lokasi. Namun, upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil. Korban dinyatakan meninggal dunia tak lama setelah tim medis datang.

Hidup dalam Tekanan Setelah Perceraian

Dilansir dari The Thaiger (22/07/2025), pria tersebut diketahui hidup hanya berdua dengan anak laki-lakinya setelah berpisah dari sang istri. Sejak perceraian itu, ia mengalami tekanan mental berat dan mulai mengonsumsi alkohol secara ekstrem sebagai bentuk pelarian dari rasa stres dan kesedihan.

Sang anak mengaku telah berusaha memberikan makanan setiap hari, namun ayahnya menolak untuk makan dan hanya mau meminum bir. Hal ini berlangsung selama lebih dari satu bulan sebelum akhirnya pria tersebut ditemukan tak bernyawa.

Kondisi rumah mereka turut menggambarkan keterpurukan yang dialami. Ratusan botol bir kosong berserakan di sekitar ranjang, menunjukkan kebiasaan konsumsi alkohol ekstrem yang dilakukan korban selama berminggu-minggu.

Penyebab Kematian dan Nasib Sang Anak

Saat ini, jenazah korban tengah menjalani proses autopsi untuk menentukan penyebab pasti kematian. Namun, dugaan sementara mengarah pada kerusakan organ tubuh akibat konsumsi alkohol berlebihan dalam jangka waktu panjang, diperparah dengan kondisi tubuh yang tidak menerima asupan makanan.

Kasus ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap nasib sang anak. Remaja berusia 16 tahun tersebut kini menjadi yatim dan hidup tanpa wali resmi. Otoritas setempat masih melakukan koordinasi terkait perlindungan dan pendampingan psikologis bagi remaja tersebut.

Bahaya Konsumsi Alkohol Berlebihan

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat tentang bahaya konsumsi alkohol yang tidak terkendali. Para ahli kesehatan telah lama memperingatkan bahwa kebiasaan minum bir secara berlebihan dapat merusak organ vital, termasuk hati, jantung, dan sistem saraf. Selain itu, alkohol juga meningkatkan risiko gangguan mental, terutama jika dikonsumsi sebagai pelarian dari tekanan emosional.

Fenomena ini memperlihatkan pentingnya dukungan emosional dan sosial bagi individu yang tengah mengalami tekanan psikologis berat. Dalam banyak kasus, keterlambatan dalam memberikan bantuan bisa berujung pada konsekuensi fatal.

  • Depresi
  • Pria Thailand Hanya Minum Bir

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.