Payudara Terus Membesar Hingga Berat 11 Kg, Hidup Wanita Ini Jadi Mimpi Buruk! Gigantomastia Bikin Sakit, Malu, dan Hampir Lumpuh

Jum'at, 18 Jul 2025, 10:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Apa jadinya jika bagian tubuhmu terus membesar tanpa kendali dan mengubah hidup menjadi mimpi buruk? Itulah yang dialami Thaynara Marcondes, seorang wanita muda asal Brasil yang mengidap kondisi langka bernama gigantomastia.

Penyakit ini membuat payudaranya tumbuh secara ekstrem dan terus-menerus hingga beratnya mencapai lebih dari 11 kilogram.

Ket. Foto: Potret Thaynara Marcondes — Sumber: Istimewa

Dalam waktu beberapa bulan saja, ukuran dada Marcondes membengkak drastis. Awalnya dia hanya memakai ukuran baju sedang, namun pertumbuhan payudaranya yang mencapai 750 gram per bulan membuat seluruh pakaian lamanya tak lagi muat.

Bahkan, pakaian ukuran besar pun tak sanggup menutupi dadanya, memaksanya memakai pakaian khusus.

“Saya mencoba delapan kemeja dalam sehari dan tak satu pun yang pas. Saya panik dan menangis,” ungkap Marcondes dalam wawancaranya. 
Perubahan drastis itu awalnya dianggap sepele oleh keluarganya, hingga orang asing di jalan mulai menatap, menunjuk, bahkan menuduhnya mencuri barang dan menyembunyikannya di balik bajunya.

Tak hanya membuatnya malu, kondisi ini juga menyebabkan nyeri hebat di leher, punggung, dan bahu. Dalam kondisi terburuk, dia sampai harus menggunakan kursi roda untuk bisa bergerak. 

Dokter awalnya curiga akan tumor ganas, namun hasil pemeriksaan memastikan Marcondes mengalami gigantomastia, kondisi medis langka yang hanya tercatat dalam sekitar 300 kasus di seluruh dunia.

Penyebab pasti gigantomastia belum sepenuhnya diketahui. Namun, kondisi ini dipicu faktor hormonal, kehamilan, pubertas, penggunaan obat tertentu, bahkan gangguan autoimun. 

Beberapa kasus menunjukan pertumbuhannya bisa sangat cepat, seperti yang dialami Marcondes, ukuran cup bra bisa melonjak dalam hitungan hari.

Gejalanya tak cuma fisik, mati rasa pada puting, luka di bawah lipatan dada, bahkan gangguan psikologis seperti depresi, kecemasan, dan krisis percaya diri kerap menyertainya.

Akhirnya, pada Oktober 2024, Marcondes menjalani operasi pengecilan payudara setelah berhasil menggalang dana lebih dari 117 juta rupiah. 
Operasi tersebut menyelamatkan hidupnya, namun meninggalkan konsekuensi serius, dia kehilangan semua sensasi di bagian puting dan tak bisa menyusui di masa depan.Meski demikian, dia tak menyesal. 

“Setiap kali saya bercermin, saya menangis bahagia. Rasanya seperti terlahir kembali,” ujarnya.

Namun perjuangannya belum selesai. Dokter tetap mewanti-wanti kondisi ini bisa kambuh. Kini, Marcondes harus menjalani pemantauan rutin dan tetap waspada terhadap kemungkinan pertumbuhan jaringan yang kembali terjadi.

Kisah Marcondes menjadi pengingat betapa beratnya beban yang tersembunyi di balik tubuh manusia yang tampak luar biasa. Bukan hanya secara fisik, tapi juga emosional dan sosial.

  • Payudara
  • gigantomastia

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.