Sebelum Meninggal Tragis, Arya Daru Jual Aset dan Siapkan Anak Pindah Sekolah ke Helsinki
Kamis, 17 Jul 2025, 16:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Misteri kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), masih menyisakan tanda tanya besar.
Sejumlah fakta baru yang mengemuka menunjukkan bahwa sebelum ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, ADP tengah dalam tahap akhir persiapan penempatan tugas di luar negeri, tepatnya di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Helsinki, Finlandia.
ADP diketahui tidak hanya akan berangkat sendiri, tetapi berencana membawa serta istri dan anak-anaknya untuk menetap di sana. Keluarga sudah bersiap sepenuhnya menghadapi kehidupan baru di Eropa Utara tersebut.
âKendaraan dijual semua sama almarhum, persiapan hampir 100 persen tinggal berangkat,â ujar kakak iparnya, Meta Bagus. Ia menyebutkan bahwa segala bentuk persiapan sudah rampung, mulai dari logistik hingga urusan pendidikan anak.
Salah satu fakta yang menyedihkan adalah bahwa anak-anak ADP bahkan sudah dikeluarkan dari sekolah mereka di Indonesia. Hal ini dilakukan demi mengikuti rencana keluarga untuk pindah ke Finlandia dan melanjutkan pendidikan di sana.
âSekarang anak-anak enggak ada sekolah, sudah keluar. Mau ikut ke Helsinki. Sudah enggak punya sekolah di sini,â lanjut Meta.
Langkah itu menandakan betapa serius dan siapnya keluarga ini menjalani penempatan luar negeri, sesuatu yang selama ini tidak selalu mereka lakukan bersama. Biasanya, ADP lebih dulu berangkat sendirian, baru kemudian keluarga menyusul. Kali ini, niat memboyong seluruh keluarga justru berakhir duka mendalam.
Diketahui sebelumnya, pada Selasa pagi, 8 Juli 2025, ADP ditemukan tak bernyawa di kamar indekosnya di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Kepala korban terlilit lakban dan tubuhnya tertutup selimut.Â
Meski tidak ditemukan tanda kekerasan secara fisik, kejanggalan muncul dari sejumlah bukti di tempat kejadian. Sidik jari ADP sendiri ditemukan pada lakban, menyisakan pertanyaan yakni apakah ini bunuh diri atau ada pihak lain yang terlibat?
Rekaman CCTV juga menunjukkan penjaga kos mondar-mandir di depan kamar korban sambil berbicara melalui speaker telepon, sebelum akhirnya memeriksa kamar atas permintaan istri ADP.
Komunikasi terakhir antara ADP dan istrinya terjadi saat ia sedang membeli pakaian. Dalam percakapan itu, ia sempat berseloroh soal ketidaknyamanan transportasi umum karena mobil sudah dijual.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif. Hasil otopsi diharapkan dapat menjawab teka-teki yang menyelimuti kematian diplomat berusia matang itu.
Keluarga, kolega, dan publik masih menanti kejelasan: apakah kematian ADP merupakan insiden pribadi, atau ada skenario lain yang lebih kompleks?
- Arya Daru Pangayunan
- Keluarga Arya Daru
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.