Osaka Raih Predikat Kota Wisata Paling Menarik di Dunia 2025, Indonesia Tak Ada?
Selasa, 15 Jul 2025, 15:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Kota metropolitan yang dikenal dengan perpaduan harmonis antara budaya tradisional dan kehidupan modern ini kembali mencuri perhatian dunia.
Osaka resmi dinobatkan sebagai kota wisata paling menarik di dunia tahun 2025, menurut laporan terbaru yang dirilis oleh Yanolja Research, lembaga riset global yang fokus pada industri perjalanan dan pariwisata.
Dalam laporan yang dikutip dari The Star (Senin, 14 Juli 2025), Yanolja Research mengumumkan hasil Yanolja Attractiveness Index, sebuah pemeringkatan terhadap 191 kota wisata utama dunia. Penilaian dilakukan dengan menggabungkan data media sosial, ulasan wisatawan, serta analisis persepsi publik terhadap masing-masing kota, dalam 14 bahasa berbeda.
Kombinasi Tradisi dan Modernitas Jadi Kekuatan Osaka
Peringkat teratas yang diraih Osaka tidak datang secara tiba-tiba. Kota ini dikenal sebagai "dapur Jepang" karena reputasinya sebagai surga kuliner jalanan. Makanan ikonik seperti takoyaki dan okonomiyaki telah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan internasional. Selain itu, suasana malam yang semarak, keramahan masyarakat lokal, dan keunikan kawasan belanja seperti Shinsaibashi dan Namba turut memperkuat pesona kota ini.
Landmark seperti Kastil Osaka, yang memiliki nilai sejarah tinggi, serta kawasan Dotonbori dengan papan reklame neon dan kanal ikoniknya, menjadikan Osaka destinasi wajib kunjung bagi pelancong dari seluruh dunia.
Peningkatan perhatian global juga dipengaruhi oleh posisi Osaka sebagai tuan rumah World Expo 2025, yang akan mempertemukan ratusan negara dan organisasi global dalam ajang inovasi, budaya, dan kolaborasi masa depan. Hal ini mendorong peningkatan infrastruktur pariwisata dan promosi budaya lokal secara masif.
Metodologi Unik: Suara Wisatawan Jadi Ukuran
Berbeda dari indeks pariwisata tradisional yang berfokus pada infrastruktur dan fasilitas semata, Yanolja Attractiveness Index menonjol karena pendekatannya yang berorientasi pada sentimen wisatawan. Indeks ini mengukur volume unggahan dan percakapan di media sosial baik positif maupun negatif yang berkaitan dengan destinasi wisata utama di masing-masing kota.
Setiap unggahan yang dianalisis mencerminkan pengalaman langsung pengunjung terhadap kota tersebut, menciptakan pemetaan yang dianggap lebih otentik. Penilaian ini disebut sebagai tonggak baru dalam memahami persepsi wisatawan secara real-time, di tengah ekosistem pariwisata global yang semakin kompetitif.
Menurut Dr. Soo Cheong Jang, Profesor di Purdue University sekaligus Kepala Yanolja Research, pencapaian Osaka menunjukkan kekuatan Asia dalam industri pariwisata global. Ia menyebut bahwa keberhasilan kota-kota Asia seperti Osaka, Kyoto, dan Seoul menandakan pergeseran minat wisatawan ke destinasi dengan pengalaman autentik, unik, dan kaya nilai budaya.
Lima Besar Kota Wisata Dunia 2025
Dalam daftar 20 besar versi Yanolja Research, dominasi Asia sangat mencolok, dengan beberapa kota Jepang menempati posisi penting:
-
Osaka
-
Paris
-
Kyoto
-
New York
-
Seoul
-
London
-
Bangkok
-
Roma
-
Dubai
-
Okinawa
-
Fukuoka
-
Tokyo
-
Washington D.C.
-
Los Angeles
-
Singapura
-
Jeju
-
Chicago
-
Sapporo
-
Hong Kong
-
Chiang Mai
Keberadaan tiga kota Jepang (Osaka, Kyoto, Tokyo) dalam 15 besar mencerminkan konsistensi Jepang dalam membangun pariwisata berbasis budaya dan inovasi. Bahkan kota-kota seperti Fukuoka, Okinawa, dan Sapporo turut masuk ke dalam daftar, menandakan pemerataan daya tarik wisata di berbagai daerah.
Implikasi Global bagi Industri Pariwisata
Dengan naiknya Osaka sebagai kota wisata terpopuler 2025, negara-negara lain pun terdorong untuk meninjau ulang strategi pemasaran dan pengelolaan destinasi mereka. Kota-kota wisata masa depan tidak cukup hanya membangun infrastruktur; mereka harus mampu membentuk narasi dan pengalaman emosional yang kuat bagi wisatawan.
Menurut pengamat industri, keberhasilan Osaka juga menunjukkan peran penting media sosial dalam membentuk persepsi global. Kota yang mampu menghadirkan citra positif dan pengalaman autentik di ruang digital akan lebih mudah memenangkan hati wisatawan generasi baru.
- Osaka 2025
- Pariwisata Dunia
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.